rss

10/06/10

Samsul Azhar Ketua umum Persik Lepas Jabatan dari Kepengurusan Persik..?

Perubahan yang bakal
terjadi pada top leader
Persik Kediri sudah mulai
terkuak. Wali Kota Kediri
Samsul Ashar diperkirakan
akan tetap menjabat pada
posisi Ketua Umum Persik
Kediri, sedangkan posisi
Manajer Tim yang selama
satu musim terakhir dia
pegang akan diserahkan
kepada orang lain yang
mampu.

Hal itu terungkap dari
penjelasan yang
disampaikan oleh Humas
Persik Kediri Nur Muhyar.
Menurutnya perubahan
komposisi top leader
Macan Putih musim depan
lebih cenderung pada
pendelegasian
wewenang. " Saya pikir
akan lebih cenderung
pada distribusi tugas dan
wewenang, " jelas Nur
Muhyar kemarin.

Selama satu tahun
terakhir ini memang
beban tugas dan
wewenang tersebut
berada pada satu titik,
yakni Wali Kota Samsul
Ashar yang menjadi Ketua
Umum sekaligus Manajer
Persik Kediri. " Musim
depan, beban itu akan
didistribusikan kepada
yang lain, " lanjut pria
asal Trenggalek tersebut.

Jadi sebagai langkah awal
perbaikan prestasi Persik
Kediri, mulai musim
depan Wali Kota Kediri
Samsul Ashar dikabarkan
akan melepaskan
jabatannya di Persik
Kediri. Hal itu sebagai
salah satu langkah
perbaikan setelah prestasi
Macan Putih terjun bebas
musim ini. Mereka
diperkirakan akan
terdegradasi di musim ini
setelah 10 tahun ikut
berkompetisi meramaikan
kancah sepakbola tanah
air.

Namun tidak semua posisi
yang akan dilepas oleh
Samsul, sebab Wali Kota
Kediri tidak bisa lepas dari
Persik Kediri. Sebab sesuai
dengan ketentuan
organisasi tim-tim
perserikatan, kepala
daerah secara otomatis
akan menjadi owner dari
tim yang ada di daerah
tersebut yang didanai
oleh APBD. Sehingga tim
tersebut tetap bisa
memakai dana dari APBD.

Dengan begitu maka
diperkirakan Samsul
musim depan akan tetap
memegang jabatannya
sebagai Ketua Umum.
Sehingga kemungkinan
besar jabatan yang akan
dilepasnya adalah posisi
Manajer Tim. " Ya tunggu
saja perkembangan
selanjutnya setelah semua
ada kepastian, " pungkas
Nur Muhyar.
(sumber:radarkediri)

09/06/10

Mantan Istri Ariel Takut Alea tahu Vidio Porno Mirip Ayahnya

detikcom - Jakarta, Video
porno mirip Ariel bersama
Luna Maya dan Cut Tari
yang tengah beredar di
internet membuat
mantan istri Ariel, Sarah
Amalia, khawatir. Sarah
takut putrinya dengan
Ariel, Alea, tahu soal video
itu.

"Takut pasti. Saya lagi
memikirkan cara supaya
bagaimana hal itu tidak
sampai anak saya tahu,
kalau itu benar ya,"
ujarnya saat ditemui di Jl
Bangka XI, Kemang,
Jakarta Selatan, Rabu (9/6
/2010).


Sebagai ibu dari Alea,
Sarah sangat menjaga
putri semata wayangnya
itu. Ia tidak mau Alea
mengetahui hal-hal yang
sebenarnya belum pantas
diketahuinya.

"Alea sudah mulai besar,
sudah mulai bertanya dan
kritis. Sebisa mungkin
saya menjaga dia dari hal-
hal seperti itu," urai
perempuan yang bercerai
dari Ariel pada Mei 2008
itu.

Sarah juga khawatir
dengan dampak video
porno mirip Ariel tersebut
pada putrinya yang kini
berusia 5 tahun itu.
"Perkembangan Alea ke
depan itu bikin saya
paling sedih, walaupun
belum tahu benar atau
nggak, susah mau
ngomong apa," jelasnya.

Sebagai mantan istri Ariel,
Sarah mengaku ia
sebenarnya sudah tidak
peduli lagi dengan
perilaku eks vokalis
Peterpan tersebut. Hanya
saja, perempuan yang
sudah menikah lagi itu
sempat syok ketika tahu
ada video porno mirip
mantan suaminya.

Arema incar Doble winner

JAKARTA-- Arema
Indonesia masih haus
gelar. Setelah menjadi
juara Djarum Indonesia
Super League musim
kompetisi 2009-2010,
Tim Singo Edan kini
mengincar gelar juara
Piala Indonesia. Target
juara ganda atau dobel
ini, menurut dua pemain
Arema asal Singapura,
Noh Alam Shah dan M
Ridhuan, merupakan
target yang realistis.

"Gelar dobel bisa kami
wujudkan. Kami sudah
juara Liga Super. Di Piala
Indonesia sekarang sudah
masuk delapan besar.
Kapan lagi kami punya
kesempatan seperti ini?
Kami akan berjuang
meraih dobel," ujar
Ridhuan, Selasa (8/6).

Gelandang serang berusia
26 tahun itu melanjutkan,
kesempatan merebut
gelar ganda merupakan
tantangan besar yang
harus dijawab para
pemain Arema. Ridduan
yakin para Arema
sanggup menjawab
tantangan itu. "Apalagi
Arema punya sejarah
besar di Piala Indonesia
karena pernah dua kali
juara di tahun 2005 dan
2006," katanya.

Ridhuan juga menyatakan
kondisi tim yang bagus
usai menjuarai Liga Super
akan menjadi modal bagi
Arema untuk bertempur
di Piala Indonesia. Ia
yakin para pemain dan
pelatih mampu menjaga
momentum itu hingga
pelaksanaan babak
delapan besar yang akan
dimulai setelah Piala
Dunia Afrika Selatan.
"Kami harus terus berlatih
dan tetap semangat.
Jangan sampai
semangatnya hilang,"
tutur Ridhuan.

Ada pun penyerang Noh
Alam Shah,
mengungkapkan, semua
tim peserta babak
delapan besar Piala
Indonesia punya
kesempatan sama
menjadi juara. Hal ini
karena tim-tim yang lolos
merupakan tim-tim besar
di Liga Super seperti
Persipura Jayapura, Persib
Bandung, Persija Jakarta,
juga juara bertahan dua
tahun berturut-turur,
Sriwijaya FC. "Meski
peluang sama, kami tetap
yakin juara," kata Alam
Shah.

Menurut Alam Shah,
Arema harus fokus dari
satu pertandingan ke
pertandingan lain. Hal ini
karena babak delapan
besar hingga final Piala
Indonesia akan
menggunakan sistem
gugur. "Jadi jangan
sampai kita menyesal
karena kalah. Di Liga
Super, meski pernah kalah
tapi kami masih bisa
juara. Makanya, menurut
saya, Piala Indonesia lebih
berat tantangannya,"
lanjut Alam Shah.

Arema merintis
perjuangannya di Piala
Indonesia dengan
menjuarai Grup E. Di grup
ini, Pierre Njanka dan
kawan-kawan meraih
hasil sempurna dengan
mengalahkan Deltras
Sidoarjo 1-0, Persijap
Jepara 3-0, dan PS
Mojokerto Putra 2-1. Di
babak enam belas besar,
Arema yang tampil di
Grup R, juga menyapu
bersih kemenangan
masing-masing melawan
Pelita Jaya (2-0),
Persidafon Dafonsoro (1-0
), dan Persela Lamongan
(1-0).

"Kami sudah terlanjur
melangkah jauh, jadi
kami harus selesaikan
pekerjaan ini," kata Alam
Shah.

Arema incar Doble winner

JAKARTA-- Arema
Indonesia masih haus
gelar. Setelah menjadi
juara Djarum Indonesia
Super League musim
kompetisi 2009-2010,
Tim Singo Edan kini
mengincar gelar juara
Piala Indonesia. Target
juara ganda atau dobel
ini, menurut dua pemain
Arema asal Singapura,
Noh Alam Shah dan M
Ridhuan, merupakan
target yang realistis.

"Gelar dobel bisa kami
wujudkan. Kami sudah
juara Liga Super. Di Piala
Indonesia sekarang sudah
masuk delapan besar.
Kapan lagi kami punya
kesempatan seperti ini?
Kami akan berjuang
meraih dobel," ujar
Ridhuan, Selasa (8/6).

Gelandang serang berusia
26 tahun itu melanjutkan,
kesempatan merebut
gelar ganda merupakan
tantangan besar yang
harus dijawab para
pemain Arema. Ridduan
yakin para Arema
sanggup menjawab
tantangan itu. "Apalagi
Arema punya sejarah
besar di Piala Indonesia
karena pernah dua kali
juara di tahun 2005 dan
2006," katanya.

Ridhuan juga menyatakan
kondisi tim yang bagus
usai menjuarai Liga Super
akan menjadi modal bagi
Arema untuk bertempur
di Piala Indonesia. Ia
yakin para pemain dan
pelatih mampu menjaga
momentum itu hingga
pelaksanaan babak
delapan besar yang akan
dimulai setelah Piala
Dunia Afrika Selatan.
"Kami harus terus berlatih
dan tetap semangat.
Jangan sampai
semangatnya hilang,"
tutur Ridhuan.

Ada pun penyerang Noh
Alam Shah,
mengungkapkan, semua
tim peserta babak
delapan besar Piala
Indonesia punya
kesempatan sama
menjadi juara. Hal ini
karena tim-tim yang lolos
merupakan tim-tim besar
di Liga Super seperti
Persipura Jayapura, Persib
Bandung, Persija Jakarta,
juga juara bertahan dua
tahun berturut-turur,
Sriwijaya FC. "Meski
peluang sama, kami tetap
yakin juara," kata Alam
Shah.

Menurut Alam Shah,
Arema harus fokus dari
satu pertandingan ke
pertandingan lain. Hal ini
karena babak delapan
besar hingga final Piala
Indonesia akan
menggunakan sistem
gugur. "Jadi jangan
sampai kita menyesal
karena kalah. Di Liga
Super, meski pernah kalah
tapi kami masih bisa
juara. Makanya, menurut
saya, Piala Indonesia lebih
berat tantangannya,"
lanjut Alam Shah.

Arema merintis
perjuangannya di Piala
Indonesia dengan
menjuarai Grup E. Di grup
ini, Pierre Njanka dan
kawan-kawan meraih
hasil sempurna dengan
mengalahkan Deltras
Sidoarjo 1-0, Persijap
Jepara 3-0, dan PS
Mojokerto Putra 2-1. Di
babak enam belas besar,
Arema yang tampil di
Grup R, juga menyapu
bersih kemenangan
masing-masing melawan
Pelita Jaya (2-0),
Persidafon Dafonsoro (1-0
), dan Persela Lamongan
(1-0).

"Kami sudah terlanjur
melangkah jauh, jadi
kami harus selesaikan
pekerjaan ini," kata Alam
Shah.

08/06/10

Persebaya "Boikot" Piala Indonesia

class="fullpost">
Persebaya
tampaknya benar-benar
mengambil sikap
berseberangan dengan
PSSI. Apalagi setelah sang
manajer, Ismail Saleh
Mukadar, secara terbuka
'menantang Ketum PSSI,
Nurdin Halid.
Bisa jadi karena faktor itu
pula, semalam tim
berjuluk Bajul Ijo
Persebaya Surabaya tak
menghadiri manager
meeting tim delapan
besar Piala Indonesia di
Stadion Kanjuruhan
Kepanjen.
Dengan begitu, Persebaya
akhirnya tak bisa
menyuarakan aspirasinya
terkait sistem
pertandingan babak
delapan besar. Pada
pertemuan itu diputuskan
laga delapan besar
menggunakan sistem
home away.
Azwan Karim IT dan
Communication Manager
PT Liga Indonesia
mengatakan, sistem baru
itu diusulkan oleh seluruh
klub yang hadir. Sehingga
model pertandingan Piala
Indonesia yang awalnya
turnamen kini menjadi
seperti model Indonesia
Super League.
Sistem ini dinilai cukup
mengakomidir keingin
klub, sehingga akhirnya
disepakati bersama.
''Sistem ini menjadi solusi
sulitnya menentukan
lokasi yang netral untuk
menggelar laga delapan
besar,'' ujar Azwan Karim.
Hal lain yang menyeruak
dalam pertemuan itu
adalah pembahasan
mengenai zona netral
pertandingan. Awalnya
perwakilan manajemen
Persipura yang
mengusulkan agar zona
netral diperhatikan dalam
laga delapan besar.
Seluruh klub
berkomitmen bahwa zona
netral harus menjadi
pokok utama penentuan
lokasi. ''Jadi dengan
sistem ini, maka
pertandingan itu akan
seperti Indonesia Super
League,'' tegasnya.
Dia menambahkan, usai
menentukan sistem
pertandingan maka kini
PT Liga fokus untuk
drawing.
Rencananya drawing
untuk menentukan grup
akan kembali digelar di
RCTI seperti pada awal
Piala Indonesia dulu.
''Drawing di RCTI
sementara ini PT Liga
akan terus berkoordinasi,''
akunya.
Bila sesuai rencana, laga
delapan besar bakal
digelar pada tanggal 17
sampai 22 Juli 2010.
Tentu saja liga digelar
setelah piala dunia usai,
karena itu menjadi
kesepakatan seluruh
federasi sepakbola di
dunia. ''Semi final digelar
tanggal 28 Juli dan final 1
Agustus, kita terus
koordinasi agar perizinan
bisa berjalan lancar,''
pungkasnya.
 

Label

Pengikut